Dalam liputan di beberapa mass media lokal maupun nasional, kita semua
dikejutkan dengan gambaran faktual terkait kondisi keamanan dan
ketertiban masyarakat Indonesia yang semakin memprihatinkan, tidak saja
dikarenakan adanya peningkatan angka kejahatan tetapi juga munculnya
jenis-jenis kejahatan baru yang tidak pernah terprediksi sebelumnya.
Munculnya beragam masalah sosial kriminal yang melanda tanah air,
seakan membuktikan kebenaran pernyataan Kapolri yang memprediksi bahwa
di Tahun 2010 akan ada 7 (tujuh) kejahatan Kamtibmas. Bahkan sejumlah
jenis ancaman akan mengalami peningkatan. Ketujuh jenis kejahatan
tersebut adalah, pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan
pemberatan (curat) dan penganiayaan, kejahatan dijalanan (street crime),
pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pemerasan dan premanisme.
Selanjutnya Kapolri juga memprediksi, kejahatan narkoba baik nasional,
regional dan internasional, akan terus mewarnai bahkan cenderung
meningkat pada 2010.
Beragam kondisi instabilitas sosial yang terjadi di tengah-tengah
masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah perkotaan, tentunya akan
berdampak pada meningkatnya rasa kekhawatiran masyarakat dalam
beraktivitas, yang pada akhirnya akan bermuara pada menurunnya
produktivitas masyarakat itu sendiri guna meningkatkan kualitas
hidupnya.
Kebutuhan akan pentingnya terwujud stabilitas Kamtibmas yang kondusif
tentunya tidak hanya menjadi keinginan dari aparat penegak hukum,
dalam hal ini Polri, tetapi juga bagi masyarakat itu sendiri, karena
itu yang dibutuhkan sekarang adalah bagaimana antara masyarakat dan
Polri terjalin suatu hubungan yang sinergis dalam mengupayakan
terwujudnya kondisi Kamtibmas yang stabil sehingga dapat mendukung
pembangunan nasional menuju masyarakat yang adil dan makmur, spiritual
dan material, sehingga mengharapkan aparat Polri untuk menjaga dan
memelihara Kamtibmas tanpa dukungan masyarakat adalah tindakan sia-sia,
khususnya ditengah-tengah beragam keterbatasan sumber daya yang
dimiliki oleh Polri.
Bapak H. Edi Rusdy Kamtono selaku wakil walikota Pontianak sangat mendukung aksi Kamtibmas di lingkungan masyarakat sehingga dapat tercapai masyarakat yang adil dan aman.
Halaman
Postingan terpopuler
-
Bagi yang pernah melintasi jalan Gusti Hamzah atau yang lebih dikenal dengan nama Pancasila, terutama tengah malam, mungkin pemandangan ya...
-
Kali ini Kota Pontianak diganjar sebagai predikat kota dengan pelayanan publik terbaik se-Indonesia. Sebelumnya, predikat serupa juga perna...
-
Seorang Albert Einstein berkata bahwa imajinasi lebih baik dibanding kecerdasan. Imajinasi berkait dengan kreatifitas. Kreativitas member...
-
Kabar duka datang dari Rumah Sakit Pendidikan Universitas Tanjungpura, Minggu, 25 Desember malam sekira pukul 21.40. Bahwa mantan dire...
-
Ngopi sudah menjadi budaya di kota Pontianak. Kopi Pontianak bukanlah yang terbaik di Indonesia. Namun kopi dan Pontianak seakan sudah ta...
-
Ada kabar menggembirakan bagi penduduk kota Pontianak dan sekitarnya, yaitu akan dibangunnya Halte Bus, serta Busway atau yang lebih diken...
-
Kota Pontianak(bahasa Tionghoa: :坤甸,Khek:Khuntîen) adalahibukotaprovinsiKalimantan Barat,Indonesia. Kota ini dikenal sebagai KotaKhatulistiw...
-
Salut buat anak muda Pontianak yang satu ini, Nur Baiti namanya. Mahasiswi Jurusan Sosiologi FISIP Untan ini mempelopori Gerakan Beting Cin...
-
Pada hari ini tanggal 20 Januari 2017 di Kota Pontianak sedang terjadi peristiwa aksi damai, aksi ini dilakukan sebagai langkah membela Ula...
-
Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, yang menjabat sebagai Wakil Ketua PMI Kota Pontianak Bidang Organisasi dan Dana, juga turut...
Arsip situs
Media sosial
Facebook : Edi Rusdi Kamtono
Twitter : Edi_Kamtono
Instagram : #sayepontianak
Email : edi_kamtono@yahoo.co.id
Aplikasi Playstore: kawanedi
Twitter : Edi_Kamtono
Instagram : #sayepontianak
Email : edi_kamtono@yahoo.co.id
Aplikasi Playstore: kawanedi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar